13 September 2020
Hard Truth of Change Management
Dunia manajemen mempunyai segudang strategi dan berbagai pengetahuan, khususnya untuk meningkatkan sebuah pengelolaan dalam sebuah organisasi. International Webinar kali ini mengangkat sebuah tema yaitu “Hard Truth of Change Management”. Hadir beberapa narasumber, salah satunya yaitu Prof. Uichol Kim, PhD. (Professor College of Bussines Administration Inha University, Korea). Beberapa pendapat dari para narasumber seperti yang disampaikan Hilman Wirawan bahwa ada tiga persoalan seperti dampak dari kepemimpinan di organisasi, organisasi perubahan pembahasan terkini, dan penelitian di masa depan. Tiga hal ini memiliki resiko masing-masing dan tentunya mempunyai beberapa solusi yang mungkin dapat membantu sebuah organisasi seperti melatih karyawan atau anggota untuk meningkatkan kreatifitas dan fleksibilitas, kemudian memulihkan sumber daya psikologis karyawan seperti dukungan organisasi atau meningkatkan modal psikologis. Disisi lain, Prof. Uichol Kim memaparkan tentang change management. Mengutip dari Bapak Management yaitu Peter Drucker tentang masa depan “cara terbaik untuk memprediksi masa depan adalah menciptakannya”. Kreatifitas di sini sangat dibutuhkan,beberapa tokoh besar seperti Steve Job dengan smartphone-nya. Dia dapat mengontrol masa depan dan mengeluarkan sebuah ide dengan membuat smartphone pertama pada masanya. Selain itu, beliau juga memaparkan tentang management. Apa itu management?. Management adalah melakukan hal-hal dengan benar dan kepemimpinan melakukan hal yang benar. Dengan menyatukan sebuah tim dalam satu gerakan yaitu lakukan hal yang benar dan lakukan dengan baik. Selanjutnya adalah dalam lingkup bisnis. Bisnis merupakan kegiatan yang meningkatkan keuntungan selama bisnis tetap berada dalam aturan permainannya. Untuk bertahan dalam permainan, kita harus memiliki dua tujuan seperti pemasaran dan inovasi. Pemasaran dan inovasi menghasilkan uang, menghasilkan penjualan, dan menghasilkan laba. Kemudian, dalam bidang pemasaran, beliau menyampaikan bahwa pemasaran bukanlah fungsi, melainkan sama seperti seluruh bisnis yang dilihat dari sudut pandang pelanggan. Setiap tempat memiliki strategi pemasaran yang berbeda, seperti Elon Musk dengan perusahaan Tesla-nya dan Steve Job dengan smartphone-nya. Kedua pihak tersebut tentu memiliki strategi pemasaran yang berbeda, namun tetap mempertahankan kualitas. Hal ini disebabkan oleh karena sumber daya utama dalam pembangunan ekonomi adalah manusia, bukan bahan baku yang mengembangkan ekonomi.
16 Agustus 2020
Applied Positive Organizational Psychology
Internasional Webinar kembali diselenggarakan dengan mengangkat sebuah tema “Applied Positive Organizational Psychology”. Hadir beberapa pembicara pada webinar kali ini seperti Vicki Cabrera (Expert in Positive Organizational Psychology, Claremont Graduate School, Executive Committee of Internatioal Positive Psychology Association (IPPA), Work and Orgaizational Division), Prof. Dr. Hj, Sri Iswati., S.E., M.Si., Ak, (Director of Postgrraduate School Universitas Airlangga), dan Anton Sudarisman (HR ad OD Expert, Postgraduate School UNAIR, Former Senior Manager HR and OD Newmont Mining).
Beberapa narasumber menyampaikan pendapatnya, Vicki menyampaikan tentang Psikologi Organisasi Positif, yang dijelaskan menjadi beberapa bagian. Bagian pertama merupakan penyelidikan yang penuh dengan apresiasi seperti pendekatan kolaboratif dan berbasis kekuatan untuk perubahan menggunakan pertanyaan-pertanyaan yang bersifat positif. Beliau juga menyampaikan tentang sebuah prinsip yang baik yaitu perubahan memerlukan pertanyaan-pertanyaan yang bersifat positif dan mengarah kepada ikatan sosial. Segala hal unsur positif mempegaruhi perubahan besar secara menyeluruh pada semua pihak.
Selain itu, dalam Psikologi sendiri yang menjadi tokoh utama adalah diri anda sendiri. Seperti yang disampaiakan oleh Vicki bahwa diri kita mempuyai peran penting yang memiliki beberapa bagian dalam pengaruh Psikologi Positif kita sendiri seperti, hope dalam diri kita yang mampu mencapai tujuan seperti yang diinginkan supaya berhasil. Kemudian ada Self-Efficacy, yaitu keyakian pada kemampuan diri kita untuk menempatkan upaya keberhasilan dalam sebuah target. Kemudian ada optimism, yaitu kita harus percaya terhadap diri kita sendiri dari titik sekarang sampai kedepanya.
Membangun Psikologi sendiri merupakan suatu hal penting. Sama halnya dengan membuat big planning untuk ke depan seperti, tetapkan gol-gol atau tujuan yang jelas bagi diri kita sendiri secara cerdas, dapat diukur, dapat dicapai, berdasarkan waktu yang relevan dan juga nilestone terhadap gol-gol tersebut untuk mengukur sampai mana kemajuan kita. Kemudian memikirkan cara yang paling ampuh untuk menghadapi berbagai macam masalah yang akan datang nantinya supaya kita tetap fokus pada apa yang kita bisa dan melihat situasi untuk kemudian membuat rencana realistis guna menghadapinya.
16 Agustus 2020
Applied Positive Organizational Psychology
The International Webinar was held again with the theme “Applied Positive Organizational Psychology”. Present at this webinar were Vicki Cabrera (Expert in Positive Organizational Psychology, Claremont Graduate School, Executive Committee of International Positive Psychology Association (IPPA), Work and Organizational Division), Prof. Dr. Hj, Sri Iswati., S.E., M.Sc., Ak, (Director of Postgraduate School Universitas Airlagga), and Anton Sudarisman (HR ad OD Expert, Postgraduate School UNAIR, Former Senior Manager HR and OD Newmont Mining).
Several informants expressed their opinion, Vicki conveyed about Positive Organizational Psychology which was explained into several parts. The first part is an appreciative investigation of such a collaborative, strengths-based approach to change using positive questions. He also conveyed a good principle that change requires positive questions and leads to social bonds. All positive elements affect major changes overall for all parties.
In addition, in Psychology itself, the main character is the self. As stated by Vicki that we have an important role that has several parts in the influence of our own Positive Psychology, such as hope in us who are able to achieve the desired goals in order to succeed. Then there is Self-Efficacy, which is belief in our ability to place efforts to succeed in a target. Then there is optimism, we must believe in ourselves from the present point to the future.
Building Psychology it self is an important thing, as well as making big plans for the future such as setting clear goals or goals for ourselves intelligently, measurably, achievable, based on relevant time and also the milestones for goals. to measure how far we are progressing. Then think of the most effective way to deal with various kinds of problems that will come later so that we stay focused on what we can and see the situation and then make a realistic plan to deal with it.
05 Juli 2020
CHANGE THE WORLD WITH A POSITIVE PERSPECTIVE
Beberapa perubahan yang signifikan dari akbiat berkembangnya era globalisasi seperti saat ini merupakan sebuah batu loncatan yang sangat besar bagi umat manusia dari berbagai sisi. Pada webinar kali ini mengangkat sebuah tema “CHANGE THE WORLD WITH A POSITIVE PERSPECTIVE”. Hadir beberapa narasumber seperti Nadiya Afifah Nigata Ramadhani (Bachelor of Psychology , Consultant HR at TATA Consultancy Service India), Rizki Aqdami Kurnia (Bachelor of Statistic : Training Division Staff at Directorate Human Resource Airlangga).
Beberapa narasumber menyampaikan pendapatnya tentang perubahan dunia dari segi positif akibat dari globalisasi, Purnawan berpendapat bahwa pengaruh dari perubahan globalisasi baik dari segi negativ maupun positif mempunyai pengaruh yang sangat luas. Asal muasal dari perubahan besar ini adalah kreatifitas dari orang yang kreatif dan inovatif agar tetap mengikuti perubahan. Sebagai contoh perkembangan dari segi modernisasi terhadap pelayanan umum. seperti halnya ojek online yang dulunya hanya mangkal di tempat pangkalan sekarang bisa didatangkan ke tempat kita. Selain itu, dari kerjasama antar negara yang bisa membuat regulasi dengan membuat perjanjian yang saling menguntungkan seperti mengirim ataupun bertukar tenaga kerja. Dengan membangun hubungan antar organisasi maka secara otomatis kita telah membuat perkembangan secara perlahan terhadap yang bersangkutan dengan oragnisasi tersebut.
Disisi lain, Nadiya Afifah Nigata membahas tentang bagaimana menjadi bagian dari keberagaman. Beberapa perbedaan yang di bagi menjadi tiga hal seperti prejudice, stereotyping, discrimination conflicts, dan violence. Keberagaman deversity merupakan alat yang kuat untuk mencegah isu-isu sosial yang terjadi belakangan ini, terutama karena keberagaman. Dibidang industri dan organisasi sendiri banyak membuka perekrutan dari berbagai negara yang otomatis memiliki perbedaan, dan dari sini maka terciptalah homogen. Namun, dari keberagaman ini maka sebuah organisasi mempunyai kinerja yang bagus.
Selain itu, Aqdam juga berpendapat bahwa sebagai generasi milenial kita harusnya mempunyai soft skill, hard skill, dan core skill. Ketiga hal ini merupakan bentuk dari kebutuhan milenial pada era globalisasi saat ini. selain dari segi skill untuk generasi milenial kita juga membutuhkan grit, grit yang merupakan gabungan dari ketekunan, pashion memiliki peran aktif dalam era globalisasi saat ini.
05 Juli 2020
CHANGE THE WORLD WITH A POSITIVE PERSPECTIVE
Some significant changes from the development of the era of globalization as it is today is a huge stepping stone for mankind from various sides. In this webinar, the theme “CHANGE THE WORLD WITH A POSITIVE PERSPECTIVE” was raised. There were several speakers such as Nadiya Afifah Nigata Ramadhani (Bachelor of Psychology, Consultant HR at TATA Consultancy Service India), Rizki Aqdami Kurnia (Bachelor of Statistic : Training Division Staff at Directorate Human Resource Airlangga).
Some speakers expressed their opinions about the changing world in terms of positive consequences of globalization, Purnawan argues that the influence of globalization changes both in terms of negativ and positive has a very wide influence. The origin of this great change is the creativity of creative and innovative people to keep up with the changes. As an example of the development in terms of modernization of public services. just like online motorcycle taxis that used to be just mangkal in the base can now be brought to our place. In addition, from cooperation between countries that can make regulations by making mutually beneficial agreements such as sending or exchanging labor. By building relationships between organizations, we have automatically made slow progress towards the oragnization.
On the other hand, Nadiya Afifah Nigata talks about how to be part of diversity. Some of the differences are divided into three things such as prejudice, stereotyping, discrimination conflicts, and violence. Diversity deversity is a powerful tool to prevent social issues that occur in recent times, especially because of diversity. In the field of industry and organization itself many open recruitment from various countries that automatically have differences, and from here it is created homogeneous. However, from this diversity, an organization has a good performance.
In addition, Aqdam also argues that as millennials we should have soft skills, hard skills, and core skills. These three things are a form of millennial needs in the current era of globalization. in addition to skills for millennials we also need grit, grit which is a combination of perseverance, pashion has an active role in the current era of globalization.